Relational Database untuk Penjualan Kios di Pasar PD Jaya

Selamat malam semua!

Kali ini saya akan sharing mengenai pengalaman saya membuat database menggunakan program Microsoft Access. Program ini sangat membantu serta memudahkan dalam pembuatan serta penggunaan database untuk berbagai macam fungsi. Pada kali ini saya membuat database terkait penjualan kios di pasar PD Jaya yang memiliki beberapa tabel berbeda terkait identitas pelanggan, tanggal transaksi pelanggan, data pelanggan yang sudah membayar lunas maupun belum, data kios terjual, dan data kios belum terjual. Seluruh tabel ini terkoneksikan antar satu dengan yang lainnya dengan menggunakan fungsi relationship.

1111222

Posted in Uncategorized | 9 Comments

Ringkasan Jurnal 5 – Development of a Relational Database for Learning Management Systems

Dewasa ini, sistem edukasi berbasis web jarak jauh memiliki kepentingan yang sangat besar. Sistem pendidikan berbasis web jarak jauh biasanya dikenal sebagai Learning Management Systems (LMS). Desain basis data, yang dikembangkan untuk menciptakan sebuah lembaga pendidikan sebagai LMS akan dijelaskan lebih rinci. Dalam hal ini, dikembangkan LMS yang terdiri dari dasar lembaga pendidikan virtual. Desain database relasional sepenuhnya telah terealisasi sesuai dengan standar SCORM dan disiapkan untuk digunakan sebagai lembaga pendidikan virtual. Sistem ini dapat digunakan untuk setiap lembaga pendidikan yang dibutuhkan dan dapat dijalankan dengan tampilan yang sama. Dalam sistem ini, banyak proses seperti pengindeksan, upload, download, produksi dan editing dari materi pembelajaran berbasis web juga dapat dilakukan dengan mudah dan aman.

Posted in Uncategorized | 3 Comments

Ringkasan Jurnal 4 – Factors Affecting Readiness for Business Process Reengineering Developing and Proposing a Conceptual Model

Jurnal ini membahas mengenai faktor – faktor apa saja yang mempengaruhi kesiapan untuk rekayasa ulang atau yang lebih sering dikenal oleh reengineering terhadap proses bisnis. Para peneliti jurnal ini melakukan sebuah usaha untuk memberi saran pendekatan guna mengurangi resiko dari inisiatif penerapan rekayasa ulang proses bisnis dengan cara mengidentifikasi faktor penting tertentu terhadap kesiapannya untuk BPR. Kurangnya kesiapan merupakan faktor utama dibalik tingginya tingkat kegagalan BPR. Penilaian terhadap kesiapan BPR dapat mengarah ke titik terkuat, titik terlemah, dan resiko, serta tingkat kesiapan organisasi. Sehingga proyek BPR perlu mempertimbangkan semua aspeknya secara cermat agar organisasi dapat siap.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Ringkasan Jurnal 3 – Measuring the Impact of Sales Promotion, Service Quality and Customer Experience: A Case of e-Ticketing

E-ticketing adalah tiket yang bukan berupa kertas yang mana pelanggan mendapatkan banyak manfaat darinya karena tidak hanya bebas gangguan namun juga merupakan cara yang sangat ekonomis dan nyaman bagi anda untuk memesan tiket. Pemasaran online mengacu pada penempatan berbagai media yang terlibat di kalangan pelanggan yang melalui pemasaran mesin pencari (SEM), optimasi mesin pencari (SEO), strategi situs Web, dsb.  Teori nilai persepsi memandang kepuasan sebagai respons emosional yang dipicu oleh proses evaluasi kognitif. Gaya pengambilan keputusan konsumen memiliki pola, orientasi mental dan kognitif yang secara konsisten mendominasi pendekatan konsumen dalam membuat pemilihan pembelian. Ada hubungan positif yang signifikan antara promosi, kualitas layanan, pengalaman pelanggan untuk kepuasan pelanggan.

Posted in Jurnal | 7 Comments

Ringkasan Jurnal 2 – An empirical study in selecting Enterprise Resource Planning Systems: The relation between some of the variables involve on it. Size and Investment

Perencanaan Sumber Daya Perusahaan (ERP) merupakan sistem informasi, yang mengintegrasikan sebagian besar data melebihi yang dapat diproses dan digunakan oleh organisasi dalam operasinya. Sistem ERP memiliki pusat basis data (database) yang berisi seluruh transaksi atau catatan yang dapat dicatat oleh sebuah organiasasi; tergantung pada kumpulan modul fungsionalnya. Perusahaan harus memilih sistem ERP yang sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka. Adapun hubungan langsung antara ukuran perusahaan dan jumlah yang dapat diinvestasikan pada proyek implementasi ERP. Model yang menggunakan teknik intelijensi komputasi seperti MAS, komputasi evolusi, jaringan atau Petri Nets dapat digunakan dalam proses pemilihan ERP.

Posted in Jurnal | 3 Comments

Ringkasan Jurnal 1 – A comparative analysis of information visibility in two supply chain management information systems

Pembagian informasi dianggap sebagai prasyarat untuk kerjasama pada rantai pasok dan jaringan. Oleh karena itu, penekanan penelitian yang signifikan terkait peran pembagian informasi dan integrasi informasi sebagai sarana untuk mencapai kinerja rantai pasok yang lebih baik. Sistem Informasi Rantai Pasok(SIRP) memungkikan adanya integrasi sepanjang rantai pasok. Sistem – sistem ini digunakan oleh perusahaan atau antar-perusahaan untuk menjalankan proses bisnis rantai pasok yang terintegrasi. Manfaat dari SIRP meliputi peningkatan dari produktivitas dan pengurangan biaya operasi (misalnya, melalui pengurangan persediaan, peningkatan mutu layanan, dll), akses untuk informasi yang tepat waktu, peningkatan fleksibilitas dan peningkatan perencanaan produksi dan peningkatan kontrol sumber daya dan manajemen aset.

Posted in Jurnal | 2 Comments